Kendari – Universitas Muhammadiyah Kendari (Unmuh Kendari) menyelenggarakan tiga kegiatan akademik besar secara bersamaan pada Selasa, 22 April 2026. Acara yang melibatkan mahasiswa, dosen, dan praktisi profesional ini mencakup seminar nasional, webinar internasional, dan kuliah umum yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi akademik dan profesional sivitas akademika kampus.
Ketiga acara tersebut, yang berlangsung di berbagai ruang di Rektorat Universitas Muhammadiyah Kendari, menghadirkan pembicara berkaliber nasional dan internasional. Penyelenggaraan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen universitas dalam mendorong pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan kualitas lulusan yang siap bersaing di tingkat nasional maupun global.
Latar Belakang dan Visi Penyelenggaraan
Universitas Muhammadiyah Kendari, sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi swasta terkemuka di Sulawesi Tenggara, terus berinovasi dalam menciptakan ekosistem akademik yang dinamis. Dalam tiga tahun terakhir, kampus yang berlokasi di jantung kota Kendari ini telah menunjukkan peningkatan signifikan dalam hal keterlibatan sivitas akademika dalam kegiatan ilmiah tingkat nasional dan internasional.
“Kami percaya bahwa pendidikan tinggi bukan hanya tentang transfer pengetahuan di dalam kelas, tetapi juga tentang membuka wawasan dan membangun jaringan akademik yang luas,” ujar Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. Ir. Muhammad Amin Syamsul, S.T., M.Sc., saat membuka acara pada pukul 08.00 WITA di Aula Utama Rektorat.
Rektor Amin, sapaan akrab Prof. Amin, menekankan bahwa penyelenggaraan ketiga kegiatan akademik secara bersamaan pada tanggal 22 April 2026 ini merupakan puncak dari serangkaian persiapan matang selama enam bulan terakhir. “Event ini bukan hanya sekadar rutinitas kampus, melainkan cerminan dari komitmen kami terhadap keunggulan akademik dan pengembangan potensi mahasiswa kami,” tambahnya.
Seminar Nasional: Transformasi Digital di Era Disrupsi
Acara pertama yang diselenggarakan adalah Seminar Nasional dengan tema “Transformasi Digital dan Inovasi Berkelanjutan untuk UMKM Indonesia di Era Disrupsi Teknologi 5G.” Seminar ini diadakan di Ruang Seminar Rektorat dengan kapasitas 300 peserta, yang dihadiri oleh akademisi, praktisi bisnis, dan mahasiswa dari berbagai universitas di Sulawesi Tenggara.
Pembicara utama dalam seminar nasional ini adalah Dr. Bambang Sutrisno, M.B.A., seorang praktisi digital transformation yang telah membantu lebih dari 500 UMKM di Indonesia untuk bertransformasi digital. Dr. Sutrisno, yang merupakan founder dari Digital Indonesia Initiative, membagikan pengalaman dan best practices dalam mengimplementasikan teknologi digital untuk meningkatkan daya saing UMKM.
“UMKM Indonesia memiliki potensi luar biasa, tetapi banyak yang masih tertinggal dalam adopsi teknologi. Melalui seminar seperti ini, kami ingin menunjukkan bahwa transformasi digital bukanlah hal yang mustahil bagi usaha kecil menengah, bahkan dengan keterbatasan modal sekalipun,” jelas Dr. Sutrisno dalam presentasinya yang berlangsung selama 90 menit.
Seminar ini juga menampilkan tiga pembicara tambahan yang berasal dari berbagai sektor industri. Kehadiran Ibu Siti Nurhaliza, Direktur Program Pemberdayaan Ekonomi Digital dari Kementerian Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Tenggara, menambah kredibilitas dan nilai praktis dari seminar ini. Ibu Siti menjelaskan program-program pemerintah yang bisa diakses oleh UMKM untuk mendukung transformasi digital mereka.
Wakil Rektor Akademik Universitas Muhammadiyah Kendari, Dr. Hj. Nur Azizah, M.Pd., mengungkapkan bahwa seminar nasional ini menjadi salah satu kegiatan unggulan yang secara konsisten diadakan setiap tahunnya. “Kami memilih topik yang relevan dengan kebutuhan pasar lokal dan nasional. Untuk tahun ini, mengingat pertumbuhan UMKM digital yang pesat di Kendari dan sekitarnya, tema transformasi digital dirasa sangat tepat dan urgen,” katanya.
Peserta seminar tidak hanya mendapatkan insight berharga, tetapi juga sertifikat kehadiran yang diakui oleh berbagai institusi nasional. Selain itu, panitia menyediakan dua putaran sesi tanya jawab interaktif untuk memastikan partisipasi aktif dari peserta.
Webinar Internasional: Sustainable Development Goals dan Tanggung Jawab Universitas
Bersamaan dengan seminar nasional, Universitas Muhammadiyah Kendari juga mengselenggarakan webinar internasional dengan tema “The Role of Higher Education in Achieving Sustainable Development Goals: Learning from Global Perspectives.” Webinar ini diikuti oleh lebih dari 500 peserta online dari 12 negara, termasuk Malaysia, Filipina, Thailand, Australia, dan beberapa negara Eropa.
Pembicara utama webinar internasional adalah Prof. Dr. James Mitchell, Ph.D., seorang profesor dari University of Manchester, Inggris, yang memiliki spesialisasi dalam sustainable development dan higher education management. Prof. Mitchell telah menerbitkan lebih dari 80 jurnal internasional dan menjadi konsultan untuk berbagai organisasi internasional seperti UNESCO dan UNEP.
“Universitas memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk berkontribusi aktif dalam pencapaian Sustainable Development Goals. Ini bukan hanya tentang penelitian, tetapi juga tentang bagaimana universitas dapat membentuk masyarakat yang lebih berkelanjutan dan inklusif,” ujar Prof. Mitchell dalam pembukaan webinarnya.
Peserta webinar juga mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan Prof. Mitchell melalui sesi live discussion yang dimoderatori oleh Dr. Irwan Pasiga, M.Sc., Kepala Program Studi Magister Ilmu Lingkungan Universitas Muhammadiyah Kendari.
Dr. Irwan, yang juga menjadi penyelenggara acara, mengatakan bahwa webinar internasional ini adalah bentuk dari komitmen Unmuh Kendari untuk memperluas jaringan akademik internasional. “Kami ingin mahasiswa dan dosen kami terhubung dengan akademisi global, sehingga dapat memperluas perspektif mereka dalam memandang isu-isu sosial dan lingkungan,” jelasnya.
Webinar ini juga menghadirkan tiga pembicara lainnya dari universitas-universitas terkemuka di Asia Pasifik, yaitu Prof. Dr. Somchai Ratanapreechakul dari Chulalongkorn University, Thailand; Dr. Maria Santos dari University of the Philippines; dan Dr. David Wong dari National University of Singapore. Masing-masing pembicara membagikan pengalaman dan inisiatif sustainability di institusi mereka masing-masing.
Kuliah Umum: Leadership dan Entrepreneurship untuk Generasi Milenial
Acara ketiga yang diselenggarakan pada hari yang sama adalah kuliah umum dengan tema “Leadership and Entrepreneurship: Building Indonesia’s Future Leaders.” Kuliah umum ini diselenggarakan di Auditorium Rektorat dengan menghadirkan Budi Gunawan, M.B.A., seorang entrepreneur sukses dan founder dari sejumlah startup teknologi yang nilainya telah mencapai status unicorn.
Budi Gunawan, yang juga dikenal sebagai venture capitalist dan angel investor, berbagi pengalamannya dalam membangun bisnis dari nol hingga menjadi perusahaan yang bernilai miliaran rupiah. “Kesuksesan bukan tentang berapa banyak modal yang kita miliki di awal, tetapi tentang mindset, ketekunan, dan kemampuan untuk belajar dari kegagalan,” ungkapnya kepada ribuan mahasiswa yang memenuhi auditorium.
Kuliah umum ini dirancang khusus untuk mahasiswa tingkat akhir dan fresh graduate yang akan memasuki dunia kerja atau memulai bisnis sendiri. Topik-topik yang dibahas mencakup strategi startup, pitching, fundraising, dan sustainable business practices.
“Kami sangat percaya bahwa mahasiswa kami bukan hanya calon karyawan, tetapi juga calon pemimpin dan entrepreneur yang dapat menciptakan lapangan kerja dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujar Budi Gunawan.
Kepala Lembaga Pengembangan Karir dan Entrepreneurship Universitas Muhammadiyah Kendari, Ir. Yusran Saputra, S.T., M.Eng., menambahkan bahwa kuliah umum ini telah menjadi bagian integral dari upaya universitas dalam mempersiapkan lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap berwirausaha. “Dalam tiga tahun terakhir, kami telah mendampingi 47 mahasiswa untuk mengembangkan ide bisnis mereka, dan sekitar 30 di antaranya telah meluncurkan bisnis mereka sendiri,” katanya dengan bangga.
Dampak dan Harapan Ke Depan
Penyelenggaraan ketiga acara akademik secara bersamaan pada 22 April 2026 ini diharapkan memberikan dampak signifikan bagi pengembangan sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Kendari. Melalui seminar nasional, mahasiswa dan dosen dapat memperluas pengetahuan tentang tren terkini dalam ekonomi digital. Webinar internasional memberikan kesempatan untuk terhubung dengan akademisi global dan memperdalam pemahaman tentang isu-isu sosial dan lingkungan. Sementara itu, kuliah umum memberikan inspirasi dan practical insights tentang kepemimpinan dan entrepreneurship.
“Event seperti ini tidak hanya memberikan nilai akademis, tetapi juga membangun jaringan yang dapat menjadi modal berharga bagi pengembangan karir mahasiswa kami di masa depan,” ujar Prof. Amin Syamsul.
Rektor juga menyampaikan bahwa universitas akan terus meningkatkan kualitas dan kuantitas kegiatan akademik serupa. “Kami menargetkan untuk menyelenggarakan setidaknya 12 kegiatan akademik semacam ini setiap tahunnya, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional,” tambahnya.
Sementara itu, pihak universitas juga telah merencanakan publikasi proceeding dari seminar nasional dan webinar internasional, sehingga hasil-hasil penelitian dan diskusi dapat didokumentasikan dan disebarluaskan kepada komunitas akademik yang lebih luas.
Penutup
Penyelenggaraan seminar nasional, webinar internasional, dan kuliah umum secara bersamaan pada tanggal 22 April 2026 merupakan bukti nyata dari komitmen Universitas Muhammadiyah Kendari dalam menciptakan ekosistem akademik yang dinamis dan progresif. Dengan menghadirkan pembicara berkaliber nasional dan internasional, universitas memberikan kesempatan berharga kepada sivitas akademika untuk belajar langsung dari praktisi dan peneliti terkemuka di bidangnya masing-masing.
Kegiatan ini juga merefleksikan posisi Universitas Muhammadiyah Kendari sebagai lembaga pendidikan tinggi yang tidak hanya fokus pada transfer pengetahuan, tetapi juga pada pengembangan kompetensi, pembangunan jaringan akademik, dan kontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan masyarakat Kendari dan Indonesia secara umum.
Dengan antusiasme tinggi dari peserta dan dukungan penuh dari institusi, dapat diprediksi bahwa kegiatan akademik berskala besar ini akan menjadi tonggak penting dalam sejarah pengembangan akademik Universitas Muhammadiyah Kendari, sekaligus meningkatkan reputasi kampus di tingkat nasional dan internasional.
(Berita dari Kendari, 22 April 2026)