Kendari – Universitas Muhammadiyah Kendari (Unismuh Kendari) menggelar acara wisuda dan pelepasan mahasiswa angkatan 2022-2023 pada Sabtu, 6 April 2026. Dalam perayaan akademik yang meriah tersebut, sebanyak 1.247 mahasiswa dari berbagai program studi resmi menyelesaikan pendidikan mereka dan siap memasuki dunia kerja maupun melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Acara yang berlangsung di Gedung Serba Guna Kampus Pusat Rektorat ini menjadi momentum penting bagi institusi pendidikan terkemuka di Sulawesi Tenggara tersebut.
Latar Belakang dan Signifikansi Wisuda
Wisuda tahunan merupakan tradisi penting dalam kalender akademik Universitas Muhammadiyah Kendari. Acara yang dihadiri oleh ribuan keluarga besar mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, serta pejabat pemerintah daerah ini mencerminkan dedikasi institusi dalam menghasilkan sarjana berkualitas. Dengan total 1.247 wisudawan yang berasal dari 15 program studi di tingkat sarjana dan 8 program studi di tingkat pascasarjana, pencapaian ini menunjukkan pertumbuhan yang konsisten dibanding tahun sebelumnya.
Menurut data dari Biro Akademik Unismuh Kendari, jumlah wisudawan tahun ini meningkat 12 persen dibandingkan wisuda periode sebelumnya pada April 2025 yang mencapai 1.113 mahasiswa. Peningkatan ini sejalan dengan ekspansi program studi dan peningkatan kapasitas akademik yang telah dilakukan Universitas Muhammadiyah Kendari dalam dua tahun terakhir.
“Kami sangat bangga melihat pertumbuhan jumlah wisudawan yang signifikan. Ini adalah bukti nyata bahwa program-program studi kami semakin diminati oleh calon mahasiswa dan mampu memberikan pendidikan berkualitas yang relevan dengan kebutuhan industri,” ujar Dr. H. Wahab, S.E., M.Si., Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, dalam pidato pembukaan acara wisuda.
Pelaksanaan Acara dan Protokol Akademik
Rangkaian acara wisuda dimulai pukul 08.00 pagi dengan upacara pembukaan yang dipandu langsung oleh Rektorat. Dalam prosesi tersebut, 1.247 mahasiswa berjalan masuk ke Gedung Serba Guna dengan mengenakan toga dan baju wisuda yang mengesankan, diiringi musik instrumental dan tepuk tangan meriah dari keluarga dan tamu undangan. Suasana solemn dan penuh kebanggaan terasa merata di seluruh ruangan yang telah dipersiapkan dengan dekorasi berbendera merah putih dan lambang-lambang akademis Unismuh Kendari.
Proses pemberian gelar dan ijazah dilakukan secara bergilir berdasarkan program studi dan jenjang pendidikan. Masing-masing wisudawan dipanggil oleh moderator untuk menerima ijazah langsung dari Rektor dan Wakil Rektor Bidang Akademik. Saat menerima ijazah, beberapa wisudawan terlihat terharu, bahkan beberapa di antaranya menangis bahagia. Keluarga mereka dari bangku penonton dengan antusias memberikan ucapan selamat dan tepuk tangan hangat.
Di antara ribuan wisudawan, terdapat beberapa yang meraih prestasi akademik luar biasa. Sembilan mahasiswa meraih gelar “Cumlaude” dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,71 ke atas, 87 mahasiswa meraih gelar “Sangat Memuaskan” dengan IPK 3,51-3,70, dan sisanya meraih gelar “Memuaskan” dan “Cukup”. Pencapaian akademis ini menjadi bukti komitmen mahasiswa dalam menuntut ilmu di Universitas Muhammadiyah Kendari.
Komitmen Rektorat Meningkatkan Kualitas Lulusan
Dalam kesempatan tersebut, Rektor Unismuh Kendari mengambil momentum untuk menyampaikan visi dan misi kampus dalam meningkatkan kualitas lulusan. Rektor menekankan bahwa universitas tidak hanya bertanggung jawab untuk menghasilkan sarjana, melainkan juga menghasilkan insan yang berkompeten, berkarakter, dan berakhlak mulia.
“Lulusan Universitas Muhammadiyah Kendari diharapkan tidak hanya menguasai bidang ilmu mereka, tetapi juga memiliki karakter kuat yang didasarkan pada nilai-nilai Muhammadiyah, yaitu amanah, integritas, dan dedikasi untuk masyarakat,” jelas Rektor Wahab dalam pidato wisudanya yang berlangsung selama 15 menit.
Lebih lanjut, Rektor menambahkan bahwa dalam era digital dan revolusi industri 4.0 ini, lulusan perguruan tinggi dituntut memiliki keterampilan tambahan di luar kompetensi akademik. Oleh karena itu, Unismuh Kendari telah mengintegrasikan program pengembangan soft skills, entrepreneurship, dan literasi digital dalam kurikulum berbagai program studi.
“Kami telah bermitra dengan lebih dari 150 industri dan institusi untuk memberikan kesempatan magang dan praktik kerja nyata kepada mahasiswa kami. Harapannya, ketika wisudawan kami memasuki dunia kerja, mereka sudah memiliki pengalaman praktis yang relevan,” tambah Rektor sambil memberikan contoh konkret tentang kemitraan dengan perusahaan-perusahaan terkemuka di Sulawesi Tenggara.
Perspektif Wakil Rektor dan Dekan
Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Ir. Subandi, M.T., juga turut memberikan penjelasan mengenai strategi pengembangan akademik yang telah diterapkan. Menurutnya, Universitas Muhammadiyah Kendari telah meningkatkan akreditasi program studi secara konsisten dalam lima tahun terakhir, dengan 12 program studi sudah meraih akreditasi “A” dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).
“Akreditasi berkategori ‘A’ ini menunjukkan bahwa program-program studi kami telah memenuhi standar kualitas nasional. Kami terus berupaya meningkatkan kuantitas dan kualitas dosen, sarana pembelajaran, dan sistem penjaminan mutu akademik,” ujar Prof. Subandi kepada media massa yang hadir meliput acara wisuda.
Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik, Dr. Eng. Hamzah Kurniawan, S.T., M.T., menyatakan kebanggaannya atas prestasi mahasiswa teknik yang meraih gelar Cumlaude. Dari 98 wisudawan Fakultas Teknik, sebanyak dua diantaranya meraih predikat Cumlaude dengan IPK masing-masing 3,82 dan 3,79.
“Mahasiswa-mahasiswa ini adalah bukti bahwa dengan kerja keras, dedikasi, dan bimbingan dosen yang baik, setiap mahasiswa dapat mencapai prestasi puncak. Kami berharap lulusan kami dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan infrastruktur dan industri di Kendari dan sekitarnya,” papar Dekan Hamzah dengan nada optimis.
Cerita Sukses Wisudawan
Menjadi bagian dari 1.247 wisudawan, Nur Azizah Putri, seorang lulusan Program Studi Teknik Informatika dengan IPK 3,75, menjadi salah satu wisudawan berprestasi pada acara ini. Dalam sesi wawancara singkat sebelum menerima ijazah, Nur Azizah berbagi kisahnya tentang perjalanan kuliah selama empat tahun.
“Perjalanan saya di Unismuh Kendari sangat bermakna. Awalnya saya merasa tertinggal karena sempat mengambil cuti semester untuk mengurus keluarga, tetapi dosen-dosen di program studi kami sangat supportif dan membantu saya mengejar ketertinggalan akademik,” cerita Nur Azizah dengan senyuman lebar.
Wisudawan lainnya, Harjono Adhi Saputro dari Program Studi Manajemen, mengatakan bahwa pengalaman magang yang disediakan kampus sangat bermanfaat dalam mempersiapkan dirinya memasuki dunia kerja. Harjono telah menerima penawaran kerja dari salah satu perusahaan swasta besar di Kendari sebelum resmi wisuda hari ini.
“Program magang di Unismuh Kendari benar-benar membantu. Saya belajar banyak hal praktis yang tidak saya dapatkan dari bangku kuliah. Bahkan, tempat saya magang langsung menawarkan saya bekerja setelah lulus,” ungkap Harjono penuh rasa syukur.
Dampak dan Harapan untuk Masa Depan
Kelulusan 1.247 mahasiswa ini diharapkan memberikan dampak signifikan terhadap pembangunan masyarakat dan ekonomi Sulawesi Tenggara. Dengan komposisi lulusan dari berbagai disiplin ilmu—mulai dari teknik, kesehatan, pendidikan, bisnis, hingga hukum—diharapkan lulusan Unismuh Kendari dapat tersebar ke berbagai sektor dan berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan.
Pemerintah Kota Kendari, yang diwakili oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, juga memberikan apresiasi atas peran Universitas Muhammadiyah Kendari dalam menghasilkan sumber daya manusia berkualitas. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kendari, Dra. Nurhayati, M.Pd., dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara institusi pendidikan dan pemerintah dalam meningkatkan indeks pembangunan manusia.
“Kelulusan ribuan mahasiswa dari Unismuh Kendari adalah aset berharga bagi Kota Kendari. Kami berharap lulusan ini dapat menjadi pioneer dalam berbagai bidang dan memberikan inovasi untuk kemajuan Kendari,” ujar Nurhayati dengan penuh harapan.
Penutup dan Pandangan Ke Depan
Mengakhiri acara wisuda, Rektor menyampaikan pesan moral yang mendalam kepada para wisudawan yang telah resmi melepaskan toga akademiknya. Rektor mengingatkan bahwa gelar sarjana bukanlah akhir dari pendidikan, melainkan awal dari perjalanan baru yang lebih menantang dalam kehidupan profesi dan sosial bermasyarakat.
“Saya ingin mengingatkan kepada seluruh wisudawan, bahwa gelar yang kalian dapatkan hari ini adalah hasil kerja keras kalian sendiri. Namun, ini bukan akhir. Justru, ini adalah awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat, bangsa, dan agama kita,” pesan Rektor Wahab yang terakhir.
Universitas Muhammadiyah Kendari telah menetapkan target ambisius untuk tahun akademik 2026-2027, yakni meningkatkan jumlah program studi berstandar internasional dan membuka dua program studi baru di bidang energi terbarukan dan technology entrepreneurship. Selain itu, universitas juga berkomitmen untuk meningkatkan persentase dosen bersertifikat internasional menjadi 45 persen dari total jumlah dosen.
Dengan pencapaian wisuda 1.247 mahasiswa pada 6 April 2026 ini, Universitas Muhammadiyah Kendari telah membuktikan konsistensinya sebagai institusi pendidikan terpercaya di Sulawesi Tenggara. Meski masih terus melakukan perbaikan dan inovasi, Unismuh Kendari telah berhasil membangun reputasi sebagai universitas yang menghasilkan lulusan berkualitas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan era modern.
Sebagai institusi yang bernaung di bawah organisasi Muhammadiyah, Unismuh Kendari terus menjalankan misinya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan berkualitas yang didasarkan pada nilai-nilai spiritual, etika, dan keunggulan akademik. Semoga para wisudawan Universitas Muhammadiyah Kendari angkatan 2022-2023 dapat menjadi insan yang bermanfaat bagi masyarakat dan negara.
—
(Penulis: Tim Jurnalis Kampus, Sumber: Rektorat Universitas Muhammadiyah Kendari, Biro Akademik, dan Wawancara Langsung)